Minggu, 11 Maret 2018

Sejarah LKP Mitra Aditama

Sejarah Mitra Aditama



 

Mitra Aditama berdiri pada tanggal 11 Maret 1997 di kota Purbalingga, Jawa Tengah. Sebagai lembaga yang berorientasi pada peningkatan kecakapan hidup dan keterampilan masyarakat, saat itu kehadirannya memperoleh sambutan yang sangat baik dari masyarakat dan pemerintah daerah. 
           Pada awal berdirinya, salah satu yang menjadi keunggulan lembaga pelatihan kewirausahaan Mitra Aditama dan sangat diminati masyarakat adalah bidang pelatihan Menjahit dan Garmen. Hampir sebagian besar lulusan dari bidang pelatihan ini terbukti telah terserap dan bekerja pada perusahaan-perusahaan garmen dan konveksi di dalam maupun luar kota. Sebagian lainnya berwirausaha dengan membuka sendiri Jasa Menjahit di tempat masing-masing. 
            Dengan Visi membangun sumber daya manusia Indonesia yang terampil, kompeten, berdedikasi dan berakhlak mulia, maka kehadiran Lembaga ini sangat didukung oleh semua lapisan dan komponen masyarakat. Dan tidak berlebihan kiranya bila Mitra Aditama saat ini telah memiliki beberapa cabang, dengan fasilitas praktikum yang sangat lengkap dan modern.Gedung Kantor pusat di Purbalingga dengan ruang praktikum sebanyak 4 lantai dengan peralatan mesin garmen high speed terkini yang modern dan lengkap semakin menambah animo dan semangat masyarakat untuk belajar di Mitra Aditama. 
          Respon dan tanggapan yang baik dari pemerintah dan masyarakat  tersebut mendorong Lembaga Mitra Aditama untuk semakin bersemangat menciptakan inovasi-inovasi yang kiranya dapat semakin memberikan sumbangsih bagi kemajuan masyarakat.
           salah satu indikator keberhasilan pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan adalah menurunnya angka pengangguran dan angka kemiskinan. akan tetapi perllu di sadari bersama bahwa untuk mewujudkan hal tersebut bukanlah. untuk mengatasinya perlu melibatkan semua pihak, yaitu adanya sebuah sinergi antara pemerintah dan masyarakat. lembaga pelatihan Kerja "Mitra Aditama" purbalingga sebagai komponen masyarakat sekaligus sebagai mitra kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Purbalingga, memiliki komitmen untuk memberikan kontribusi nyata sesuai peran serta dan fungsi Lembaga Pelatihan, dalam upaya memberdayakan masyarakat agar memiliki kompetensi kerja sebagai bekal berwirausaha atau bekerja mencari nafkah untuk meningkatkan taraf hidupnya. sebagaimana yang terjadi pada daerah-daerah lain di Jawa Tengah, jumlah pengangguran dan masyarakat tidak mampu di Kabupaten Purbalingga masih merupakan hal yang perlu segera di tangani dan memerlukan perhatian yang sangat serius. dari berbagai analisis, faktor pendidikan dan keterampilan merupakan variabel yang di sorot sebagai faktor yang memiliki kontribusi sangat besardalam menentukan angka kemiskinan dan pengangguran. dengan demikian peningkatan pendidikan, pelatihan dan kompetensi masyarakat dalam bidang keterampilan kerja merupakan suatu terobosan untuk memecahkan masalah kemiskinan dan pengangguran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar